Minggu, 23 September 2012

0 Kata-kata Sepele yang Tidak Boleh Diucapkan Pada Anak Kecil

Berikut ini ada Beberapa larangan yang tidak boleh kamu ucapkan kepada buah hati kamu diantaranya sebagai berikut.

Memiliki dan membesarkan sang buah hati punya seni tersendiri. Apalagi, kata para pemerhati anak, tidak ada sekolah khusus untuk menjadi orang tua. Tak jarang, kita terlalu yakin mampu membesarkan buah hati dengan cara sendiri. Ternyata, tidak semudah itu. Berawal dari komunikasi sehari-hari, perkembangan anak pun bisa saja terganggu. Nah, bapak dan ibu, ada kata-kata yang sebaiknya tidak kamu lontarkan untuk buah hati tercinta.
Apa itu?

''Pergi sana! Bapak Mau Sendiri!''

Ketika kamu kerap melontarkan kata-kata ini pada anak, Suzette Haden Elgin, pendiri Ozark Center, mengatakan anak-anak akan berpikir tidak ada gunanya berbicara dengan orang tuanya karena mereka selalu diusir. ''Jika kamu terbiasa mengatakan hal-hal itu pada anak-anak sejak mereka kecil, biasanya mereka akan mengatakan hal serupa ketika dewasa.''

''Kamu Itu...''

Pelabelan pada anak adalah cara pintas untuk mengubah anak-anak. Jika seorang ibu mengatakan, ''Anak saya memang pemalu'', maka anak akan menelan begitu saja label itu tanpa bertanya apa pun. Apalagi, bila kita memberikan label buruk pada anak-anak, itulah yang akan melekat dalam benak mereka. Seumur hidup.

''Jangan Nangis''

Atau, kata-kata serupa seperti, ''Jangan cengeng'' atau ''Nangis melulu''. Padahal, untuk anak-anak yang belum dapat mengekspresikan emosi lewat kata-kata, mereka hanya dapat menyalurkannya dengan cara menangis. Adalah wajar, bila anak-anak merasa sedih atau ketakutan. ''Sebenarnya, wajar saja bila ortu ingin melindungi anak mereka dari perasaan-perasaan itu. Tapi, dengan mengatakan ''jangan'' tidak berarti anak-anak akan lebih baik. ''Ini juga akan memberikan kesan bahwa emosi mereka tidak benar, bahwa tidak baik untuk merasa takut atau sedih,'' ujar Debbie Glasser, direktur Family Support Services.
Lebih baik, katakan pada anak bahwa kamu memahami perasaan sedih yang dia alami. ''Ibu paham kamu takut dengan ombak. Ibu janji tidak akan melepaskan tanganmu lagi, Nak...''

''Kenapa kamu tidak bisa seperti saudaramu?''

''Lihat tuh, Doni rapi banget mengancing bajunya. Kok kamu tidak bisa?''
Para pakar menilai wajar orang tua membandingkan anak-anaknya. Ini akan menjadi referensi terhadap perkembangan anak-anak. Namun, tolong, jangan katakan ini di depan anak-anak. Ini karena tiap anak adalah individu yang berbeda. Mereka punya kepribadian tersendiri. Membandingkan anak dengan orang lain berarti kamu menginginkan anak kamu menjadi orang yang berbeda.

Semoga beberapa referensi kata-kata diatas bisa di jadikan untuk pedoman atau pegangan, salam.

0 Warga China Lempari Kedubes Jepang dengan Telur

Foto : Demonstrasi anti-Jepang di China (msnbc)
Foto : Demonstrasi anti-Jepang di China (msnbc)
BEIJING- Protes anti-Jepang kembali memanas di China, demonstran marah dengan sikap Jepang yang mengklaim salah satu pulau di Laut China Timur. Demonstran itu mengepung Kedutaan Besar Jepang di Beijing dan melemparinya dengan batu, telur, dan botol.

Di sejumlah kota lainnya, demonstran China justru melakukan vandalisme. Mereka menjarah toko-toko dan menyerang mobil milik warga Jepang. Warga juga menerobos masuk ke salah satu pabrik yang dikelola Jepang di Kota Qingdao.

Protes itu dipicu oleh sengketa pulau di Laut China Timur yang sudah terjadi sejak dulu. Masalah itu semakin memanas ketika Jepang berniat untuk membeli pulau yang disebutnya dengan nama Senkaku. Seperti diketahui, pulau itu mengandung cadagan gas alam yang cukup besar.

Di samping itu, kedua negara Asia itu juga memiliki hubungan yang buruk dalam sejarah. Jepang pernah menjajah China pada tahun 1930 silam.

China pun berang dan menyebut tindakan Jepang sebagai tindakan yang provokatif. Negeri Panda itu turut mengamankan pulau itu dengan mengirim patroli.

Unjuk rasa itu semakin hari terlihat semakin memanas, pada hari ini, polisi terpaksa menggunakan gas air mata dan water cannon untuk memukul mundur ribuan demonstran di Kota Shenzhen, China. Para demonstran menyerukan seluruh warga Jepang yang ada di negaranya untuk keluar dari China. Demikian, seperti diberitakan Reuters, Minggu (16/9/2012).

Sementara itu di Shanghai, 1.500 warga terlihat melakukan marching menuju Konsulat Jepang. Mereka membawa bendera dan foto mantan Pemimpin China Mao Tse Tung. Tepat pada hari ini, Suratkabar Jepang, Nikkei, melaporkan bahwa para demonstran menyrang pabrik Panasonic. Panasonic pun mulai mempertimbangkan adanya peninjauan ulang mengenai operasi di China.

0 Mengenal Miyamoto Sang Perancang Game Nintendo

detail berita
Shigeru Miyamoto (foto: Mashable)
SIAPA tak mengenal Nintendo. Konsol game jenius yang lahir tahun 1980-an itu, pernah menjadi idola anak dan remaja. Terlebih konsol ini sukses menjadikan game dengan penjualan terbanyak dalam era 16 bit (atau mencapai 49 juta unit).

Kini, sekilas Nintendo terlupakan, terlebih dengan hadirnya sejumlah konsol game seperti Playstation atau Xbox yang terus melakukan inovasi, dan seakan menggilas game-game lama.

Meski kala itu Nintendo memiliki pengaruh besar terhadap desain pengalaman dan interaksi pemain dan game yang dimainkannya. Bahkan sangat pantas bila Nintendo disejajarkan dengan Apple, Microsoft, Xerox dan sebagainya.

Shingeru Miyamoto (sang desainer) game untuk perusahaan debutan Jepang itu, kali pertama memperkenalkan game di Nintendo dengan segala kecanggihannya.

Ia pun memikirkan bagaimana bisa menghadirkan game berteknologi canggih, mulai dari mengenalkan struktur naratif pada video game hingga meluncurkan piranti keras yang memicu revolusi tampilan antarmuka.

Satu hal yang patut diacungi jempol berkaitan dengan inovasi terbesar yang dibawa Miyamoto ke dalam industri game adalah pemopuleran struktur naratif. Mungkin hal ini tidak begitu hebat saat ini, tapi pada masanya, pemikiran soal struktur naratif pada video game merupakan sesuatu yang revolusioner.

Pasalnya sebelum pengembangan yang dilakukan Miyamoto, gameplay cenderung berpusat pada ide meraih skor tertinggi.

Kesuksesan pertama Miyamoto dalam game naratif adalah cerita tentang cinta segitiga antara seorang tukang kayu, wanita dan seekor gorila. Ketika pertama kali disodorkan Miyamoto pada Head Enginer Nintendo saat itu, Gunpei Yoko tidak langsung diterima. Meskipun pada akhirnya game ini disebut sebagai Donkey Kong dan menjadi kesuksesan pertamanya.


Dari Dingdong

Menurut Wikipedia, game ini bermula dari pengembangan game arcade (dingdong) Radar Scope pada 1980. Kurun waktu ini merupakan pertama kalinya Miyamoto membantu pengembangan game di Nintendo. Game tersebut memperoleh sambutan cukup hangat di Jepang, namun pada 1981, usaha Nintendo membawa game itu ke Amerika Utara gagal total dan menyisakan sejumlah besar perangkat yang tak laku. Bahkan, keuangan Nintendo hampir runtuh.

Presiden Nintendo saat itu, Hiroshi Yamauchi memutuskan untuk melakukan konversi game Radar Scope yang tidak terjual menjadi game baru. Dia memberikan tugas itu pada Shigeru Miyamoto bersama Gunpei Yokoi yang bertugas mengawasi proyek.

Inspirasi kisah cinta segitiga Miyamoto berasal dari film Popeye yang berkisah tentang persaingan Popeye dan Bluto untuk meraih hati Olive Oyl. Dalam gagasan Miyamoto, Bluto berevolusi menjadi gorila, wujud yang baginya terlihat tidak terlalu jahat atau menjijikkan. Gorila ini adalah hewan peliharaan tokoh utamanya yaitu Jumpman, pria yang berkarakter lucu dan santai.

Selain Popeye, Miyamoto juga terinspirasi pada Beauty and the Beast serta film King Kong tahun 1933.

Dia sangat berharap pada proyek baru ini tapi tidak memiliki kemampuan untuk memrogramnya sendiri. Sebagai gantinya, Miyamoto menggarap konsep game kemudian mengonsultasikannya pada teknisi mengenai mungkin atau tidaknya mewujudkan ide tersebut.

Namun, Yokoi menilai desain orisinil Miyamoto terlalu rumit. Ide berikutnya dari Miyamoto adalah menggunakan model platform dan tangga untuk pergerakan karakter, ditambah dengan gentong sebagai rintangan.

Amerika Tak Merespon

Ketika game tersebut dikirim ke Amerika untuk uji coba, Sales Manager di sana membencinya karena terlalu berbeda dibandingkan game teka-teki dan tembak menembak yang sedang populer.

Namun di sisi lain, Donkey Kong berhasil meraih kesuksesan dan membuat Miyamoto mengerjakan sekuelnya, Donkey Kong Jr. serta Donkey Kong 3. Selanjutnya, Miyamoto membawa tokoh utama Donkey Kong, Jumpman ke dalam permainan baru berjudul Mario sekaligus memberinya saudara baru bernama Luigi. Dia menamai game ini Mario Bros.
Selain kedua game itu, Miyamoto juga mendesain game Legend of Zelda yang terinspirasi dari petualangan masa kecilnya di Sonobe, Jepang. Miyamoto kecil berpetualang melalui hutan-hutan, danau dan gua sementara itu pengalaman tersebut menjelma game Legend of Zelda.

Donkey Kong, Mario Bros dan Legend of Zelda, kini telah dikenal sebagai franchise video game paling sukses sepanjang waktu.

"Satu hal mengenai desain game saya adalah saya tidak pernah mencoba untuk mencari apa yang diinginkan orang dan mencoba megadopsinya pada desain game. Saya selalu mencoba menciptakan pengalaman baru yang menyenangkan untuk bermain," ujar Miyamoto dalam sebuah wawancara dengan Entertainment Weekly ketika ditanya apakah dirinya khawatir menjadi jauh dengan selera gamer muda Amerika.

Sumber: Mashable, Wikipedia, Entertainment Weekly

0 Hindari 6 Hal Ini di Media Sosial

detail berita
Ilustrasi (Foto: Mashable)
JAKARTA - Saat ini media sosial menuntut tanggung jawab yang besar. Faktanya, kurangnya tanggung jawab di media sosial bisa membahayakan.

Untuk menghindari hal yang tidak diinginkan terjadi karena penggunaan media sosial yang tidak tepat, maka perlu memperhatikan beberapa hal. Dilansir dari Mashable, Jumat (7/9/2012), ada 6 hal yang harus dihindari pengguna media sosial, khususnya pelajar.


1. Mempublikasikan aktivitas ilegal: Tidak bisa dihindari banyak pelajar dan mahasiswa melakukan eksperimen. Tapi yang harus diperhatikan adalah berhati-hati mempublikasikan video atau petualangan yang tidak berguna, karena kemungkinan bisa menghadapi tekanan dari sekolah dan tuntutan hukum.


2. Penindasan: Penindasan merupakan salah satu masalah yang paling serius di sekolah. Perlakukan yang kejam dan kata-kata penghinaan sering mengarah pada kekerasan, depresi, bunuh diri, dan diskriminasi.

Penindasan tidak hanya terjadi di "dunia nyata", tapi juga di dunia maya atau internet. Ketika pelajar menggunakan media sosial, blog, atau ruang online virtual lainnya sebagia forum untuk membicarakan hal yang menyakitkan, maka resiko dari penindasan tidak bisa diukur.

Bagi yang melakukan, tidak hanya bisa dikeluarkan dari sekolah, tapi juga menghadapi penuntutan hukum yang serius.


3. Membicarakan hal buruk tentang guru: Penindasan tidak hanya terjadi antar pelajar. Pelajar yang berbicara hal buruk tentang guru mereka atau mempublikasikan foto memalukan guru, juga memiliki risiko yang sangat besar.

"Mempublikasikan komentar negatif tentang guru di sekolah Anda adalah seperti memberitahukan bahwa Anda akan "membakar jembatan," kata asosiasi profesor multimedia di Point Park University, Heather Starr Fiedler.

Kerena itu, pelajar disarankan untuk bersikap waspada atas posting yang dibuat mengenai sekolah atau guru-guru karena kita tidak pernah mengetahui perasaan siapa yang akan telruka dengan publikasi tersebut.


4. Mempublikasikan konten dari komputer sekolah: Banyak sekolah yang melarang aktivitas di komputer yang tidak berhubungan langsung dengan tugas, termasuk penggunaan media sosial. Karena itu, jangan berpikir bahwa tweet atau update status yang di-posting dari komputer sekolah tidak bisa diketahui, pasalnya, sudah banyak sekolah menerapkan sistem yang bisa melacak alamat log-in dan IP.


5. Mempublikasikan informasi rahasia: Ini sebenarnya berlaku untuk semua pengguna media sosial, bukan hanya pelajar. Tapi anak muda, biasanya sangat rentan terhadap predator online dan pencuri identitas.

Sehingga, konten seperti foto yang dipublikasikan di media sosial seperti Facebook harus diwaspadai. Pasalnya,  informasi sensitif tersebut akan bisa diakses oleh siapa saja, bukan hanya hacker yang bisa melakukannya.


6. Informasikan rincian lokasi: Sebaiknya jangan terlalu spesifik dengan aktivitas sosial, seperti check-in. Terutama, check-in di media sosial ketika sendiri atau berada di lokasi terpencil.

"Sebaiknya kurangi berbagi tentang keberadaan Anda, baik ketika Anda sedang sendiri atau sedang berada di luar rumah sendiri," tutur analis media sosial, Brad Hines.

0 Tertawa Saat Pemeriksaan, Pejabat China Dipecat

Foto: theepochtimes
Foto: theepochtimes
BEIJING - Tertangkap kamera tengah tertawa di lokasi kecelakaan bus, seorang pejabat keamanan China dipecat. Peristiwa pemecatannya itu terjadi setelah gambar dirinya yang tengah menyeringai tersebar luas.

"Yang Dacai telah dipecat dari jabatannya atas kesalahan serius," ujar salah seorang pejabat di Provinsi Shaanxi, seperti dikutip BBC, Jumat (21/9/2012).

Yang kabarnya tertangkap kamera tengah tertawa ketika mengunjungi lokasi kecelakaan dimana sekira 36 orang tewas dalam insiden tersebut. Kemarahan publik meningkat setelah mereka mendapati Yang menggunakan jam tangan mewah dalam foto tersebut.

"Sebuah penyelidikan atas Yang menunjukkan perilaku yang tidak pantas atas sikapnya yang menyeringai dan mengenakan jam tangan mewah. Hal tersebut membuatnya melakukan kesalahan serius," ujar Komisi Disiplin Partai Komunis di Shaanxi.

"Kami masih menyelidiki lebih lanjut kemungkinan masih ada kesalahan-kesalahan lain yang dilakukan Yang," sebut pernyataan komisi itu.

Yang diketahui merupakan Kepala Biro Keselamatan Provinsi Shaanxi. Dalam akun Twitternya Yang menanggapi "insiden" menyeringai tersebut.

"Hati saya berat ketika melakukan hal tersebut. Ketika saya sampai di lokasi kejadian sejumlah pejabat tampak gugup menyambut saya dan saya pun berusaha membuat suasana sedikit cair. Mungkin saya tidak sadar bahwa saya keterusan saat itu," tulis Yang dalam Twitternya.

Sementara itu terkait dengan jam tangan mewahnya, Yang mengatakan, dia menggunakan uang legal untuk membeli jam tersebut. Bahkan Yang mengklaim dia memiliki beberapa jam tangan dan yang paling mahal harganya mencapai USD5.550 atau sekira Rp52 juta (Rp9.546 per USD).

Sebelumnya awal bulan ini salah seorang siswa sempat mengajukan agar biro keuangan provinsi mempublikasi penghasilan Yang. Namun permintaan itu ditolak.